Pementasan Teaching Factory (TeFa) SMK Negeri 1 Kasihan kembali menjadi bukti nyata bahwa pendidikan vokasi seni mampu melahirkan karya pertunjukan berkualitas sekaligus bernilai industri. Dengan tema TeFa “Pembelajaran Seni Pertunjukan Berbasis Produksi dan Industri Kreatif”, kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar autentik bagi siswa melalui proses kerja profesional, mulai dari latihan, produksi, hingga pementasan. Alasan utama pelaksanaan TeFa ini adalah memberikan ruang bagi siswa untuk tidak hanya belajar di kelas, tetapi terjun langsung pada praktik kerja seni yang sesungguhnya, membangun disiplin, tanggung jawab, kolaborasi lintas konsentrasi, serta pemahaman ekosistem seni pertunjukan sebagai bagian dari industri kreatif dan pariwisata budaya.
Pementasan TeFa tahun ini mengangkat judul “Opera Rawanayana”, sebuah karya yang menyajikan tafsir humanis terhadap tokoh Rahwana. Dalam pertunjukan ini, Rahwana tidak semata diposisikan sebagai tokoh antagonis, melainkan digambarkan dari sisi kepemimpinan dan visi sosialnya. Penculikan Dewi Sinta dimaknai sebagai simbol kemakmuran dan upaya membangkitkan Kerajaan Alengka yang sebelumnya tidak sejahtera. Karya ini digarap melalui kolaborasi SMK Negeri 1 Kasihan dengan DUDI ANTERDANS Art, di bawah pimpinan Anter Asmorotedjo, dengan dukungan tim kreatif seperti Dika, Aceng, Tirza, Mawan, dan lainnya. Seluruh proses produksi melibatkan siswa kelas XI dari konsentrasi Seni Tari, Karawitan, Pedalangan, dan Teater, mulai dari peran artistik hingga manajemen produksi, sehingga benar-benar mencerminkan pembelajaran berbasis proyek dan industri.
Proses kegiatan TeFa dilaksanakan melalui latihan intensif selama enam hari, yang dimulai sejak pertengahan Desember 2025 hingga hari pementasan, dengan pola kerja menyerupai produksi profesional. Pementasan digelar pada Selasa, 17 Desember 2025, pukul 19.30 WIB hingga selesai, dengan durasi pertunjukan sekitar 60 menit. Acara disusun secara runtut dengan rundown pembukaan, dilanjutkan pra-acara berupa tarian pembuka, sambutan Kepala SMK Negeri 1 Kasihan, Agus Suranto, S.Pd., M.Sn., kemudian pertunjukan utama Opera Rawanayana, dan ditutup dengan penutup resmi. Antusiasme masyarakat terlihat dari 350 tiket yang terjual habis, dengan harga tiket Rp25.000–Rp30.000, yang melibatkan penonton dari kalangan siswa, orang tua, dan masyarakat umum. Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan DIY Ibu Wiwik Indriyati, perwakilan Dinas Kebudayaan Bantul, Dinas Pariwisata Bantul, serta komunitas dan biro wisata. Ke depan, Opera Rawanayana direncanakan akan dipentaskan secara reguler sebagai salah satu alternatif destinasi wisata seni pertunjukan di Yogyakarta, sekaligus menjadi etalase kualitas pendidikan vokasi seni SMK Negeri 1 Kasihan yang siap industri, siap tampil, dan siap bersaing.
Berita Terkait
-
Pentas Unjuk Prestasi 2018
Dalam rangka mengakhiri Tahun Pelajaran 2017/2018, sekaligus Serah Terima Jabatan Kepala SMK Negeri... Baca Selengkapnya -
Gelar Komposisi Karawitan 2018
Untuk menunjukkan kemampuan siswa yang telah mengikuti Mata Pelajaran Komposisi, maka siswa Kelas XI... Baca Selengkapnya -
Pentas PI 2018
Pada tanggal 08 - 09 Mei 2018 beberapa waktu yang lalu siswa kelas 11 SMK Negeri 1 Kasihan Bantul (S... Baca Selengkapnya -
Upacara Hari Lahir Pancasila
Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Kasihan Bantul (SMKI YOGYAKARTA) Drs. Ardani, M.Pd, menjadi Pembina Upac... Baca Selengkapnya -
PENERJUNAN PKL SMKN 1 KASIHAN TAHUN 2019/2020
Terhitung mulai 1 Februari 2020 s.d 30 April 2020 siswa/siswi kelas XI SMKN 1 Kasihan Bantul melaksa... Baca Selengkapnya -
INFO PENDAFTARAN SISWA BARU
SELAMAT BERGABUNG DI SMK NEGERI 1 KASIHAN BANTUL Baca Selengkapnya -
ALUR PENDAFTARAN SISWA BARU
Ikuti alur Pendaftarannya Baca Selengkapnya -
SELEKASI BAKAT CALON SISWA BARU
Ikuti seleksi bapak sesuai dengan domisilimu Baca Selengkapnya -
SERBUAN VAKSINASI PELAJAR SMKN 1 KASIHAN
SMKN 1 Kasihan (SMKI Yogyakarta) menyelenggarakan vaksinasi bagi pelajar, Sabtu, 18 September 2021.... Baca Selengkapnya -
Purna Tugas KTU SMKN 1 Kasihan (Asrining Asih, S.IP. )
Baca Selengkapnya